Bakso Penawar Rindu

Setelah badan agak tumbang karena semalam adrenalin diobok-obok berbagai permainan di Royal Geelong Show, akhirnya saya mencoba kembali ke kehidupan yang wajar. Eh, meskipun wajar tapi tetap spesial tentunya. Melanjutkan niatan saya buat latihan menari seperti minggu yang lalu, akhirnya hari ini saya juga latihan lagi :D dengan semangat 45, saya meluncur dari Leopold menuju Highton!

Seperti minggu kemarin, saya berangkat dari rumah sampai pusat kota. Nah, dari situ saya janjian ketemu dengan Kak Neza lagi buat berangkat bareng sampai Highton. Meskipun cuaca panas dan angin kuat menerpa, akhirnya sampai juga kita di sanggar *makasih Kak Neza*.

Latihan hari ini cukup menguras tenaga karena selain latihan jaipong samba, saya juga belajar tarian lain yang memerlukan ekspresi muka yang total dan tenaga ekstra xD di dalam tariannya ada unsur Bali dan Boliwood, jadinya Baliwood. Gara-gara latihan tarian ini eh jati diri saya keluar, soalnya tariannya enerjik dan lucu. Meskipun tenaga terkuras, tapi ternyata enggak terkuras-terkuras banget kok, soalnya masih ada sisa tenaga buat makan bakso. Beres makan bakso ternyata tenaga saya pulih kembali xD

Bakso campur dari Mbak Rini
Gimana tenaga saya enggak pulih.. rencana makan bakso yang idam-idamkan sejak lama akhirnya terwujud juga hari ini. Apalagi ada sambel baksonya plus kecap manis.. nyammm banget pokoknya! Berhasil sedikit menambal rindu pada tanah air :') padahal saya udah terima kalau saya baru bisa makan bakso pas nanti ke Melbourne. Eh, ternyata rejeki enggak kemana dan datang lebih cepat. Makasih banyak Mbak Rini!

Karena baksonya homemade, jadi campuran di mangkok bisa kita pilih sendiri. Bakso kecil, mie, kuah, caisim alias sosin, tauge, tahu, sedikit brokoli dan potongan ayam jadi pelengkap. Duh, bener-bener jadi penawar rindu!

Selesai makan bakso akhirnya tiba juga waktu SMP (Sudah Makan, Pulang). Karena bis terakhir saya di hari ini udah lewat, jadi Mbak Santi menawarkan untuk antar saya sampai rumah. Padahal rumah Mbak Santi di dekat pusat kota, tapi harus muter dulu ke Leopold :') maaf merepotkan ya Mbak. Makasih banyak :)

Meskipun sederhana, tapi alhamdulillah hari ini bisa dilalui dengan membahagiakan. Sayang saya baru bertemu dengan sanggar Widya Luvtari sekarang-sekarang :( coba aja kalau dari dulu awal datang ke Aussie. Tapi enggak apa-apa, udah takdirnya. Semoga bisa jadi pengalaman yang berkesan sebagai oleh-oleh pulang nanti :)

Kiss,
-P

20 Minutes Blogging

The timer is on.. and here it goes! My very first challenge:

20 Minutes Blogging
I challenge myself to make this 20 minutes blog post because usually I will spend hours just to edit the pictures and think what sentences that I want to type. And I didn't realize that may be the reason why I become lazy again in writing something. Is it only me or it happens to other people too? 

Last month I joined the #30HariKotakuBercerita project which I didn't continue because I had my holiday in the middle of the project. Actually it's a really good thing that we can join to some particular blog writing project (so I can be motivated to write). But yeah.... lots excuses came and I couldn't resist. I didn't bring my laptop and I couldn't do it on my phone because all pictures related to the topics were not there. Uh! I was disappointed of myself. 

By the way, right now I'm in my recess time at school and on my second week of the Term 4. In few weeks, my contract as an Indonesian Language Assistant here will be ended and I have to go back to Indonesia. I'm in dilemma whether I have to be happy or sad. I'm happy because I can meet my family and friends (and the most delicious food in world, for sure!), but I'm sad because my experience in this Roo's country has to be continued (later) in the uncertain times.  

Away from keyboard makes me have lots of story to share. I wish I can write them all as soon as possible. Last school term was ended beautifully. My spring break was great! I visited Apollo Bay in the Great Ocean Road and cool beaches in Bellarine Peninsula with my host family and girl friends. After that, the girls and I flew to Sidney for couple of days. Didn't know that Sydney trip was awesome and unforgettable! We even met some new people from Finland, Netherlands, and Italia.  We went back to Victoria and had few days of Aussie's farm experience in Pyramid Hill as our last adventure on the last break. It's all delightful and we really enjoyed it. 

Unfortunately every good thing comes to an end, so did my holiday. I have to deal with it--to be back to work. I wish the term 4 would be quickly ended.. just like lots of people said. But deep down... my heart wishes not to be that quickly.

Oh right.. 20 minutes almost up! I have to end this post with something. What about sharing five songs I like these days? Hope you like it like I do.

Sarah Jaffe - Clementine
Boy - Drive Darling
On Your Knees - Gabrielle Aplin
Sara Bareilles - Bluebird
James Morrison - One Life
If you want to do the same 20 minutes blogging challenge to yourself, feel free to do it! You don't have to think too much, just write your current thought directly.

Kiss,
-P

Menari Bersama Widya Luvtari

Kalau dulu di hari Sabtu pengennya cuma malas-malasan di kasur dan enggak mau kemana-mana, kali ini saya mulai ingin lebih produktif lagi. Kalau lagi rajin sih biasanya suka kepikiran jalan-jalan di sekitar kota Geelong atau di Melbourne. Cuma karena lagi pengen mengasah bakat (meskipun enggak tahu punya atau engga), akhirnya saya memutuskan untuk ikut latihan nari dengan sanggar Widya Luvtari di Geelong.

Hari ini saya ikut 'trial' untuk melihat gimana kira-kira suasana dan latihan menari yang dijadwalkan setiap minggunya. Dan tanpa ragu saya memutuskan untuk ikut latihan di pertemuan berikutnya---yaitu hari ini. Tujuannya sih supaya saya bisa ada kegiatan tambahan, pengalaman baru, teman-teman baru, dan bisa melenturkan badan :)) Soalnya saya bukan orang yang gemulai apalagi jago nari yang banyak lenggak-lenggoknya... bahkan seingat saya sih saya cuma bisa tari saman (itu pun saya ada di level pemula dan harus dipaksa dulu biar ingat gerakannya hehehe).
Salah satu sesi latihan di sanggar Widya Luvtari

Alhamdulillah saya bisa kenal sanggar Widya Luvtari gara-gara Mas Bagas dari Saman Melbourne tiba-tiba ngajak saya ke acara ulang tahun sanggar ini. Saya masih ingat waktu itu kalau enggak salah hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2015. Selain kenalan sama Widya Luvtari tentunya saya juga bisa ketemu teman-teman dari Saman Melbourne dan foto-foto cantik di sekitar Waterfront. Ternyata ada untungnya juga saya tinggal di Geelong, jadi kalau ada teman yang mau ke sini mudah-mudahan ingat saya *pede amat*. Habisnya… berbulan-bulan ini saya sedih sendiri. Pengen ikut latihan bareng Saman Melbourne apa daya tempat jauhan dan waktu yang enggak pas jadi penghalang. Jadinya cuma pernah ikut latihan sedikit itu pun masih amburadul . Tapi makasih Mas Bagas, saya bisa jadi kenal banyak orang gara-gara Mas Bagas xD!

Balik lagi ke latihan nari, hari Kamis kemarin saya dapat sms ajakan dari Kak Neza. Biar lebih gampang dan karena saya juga enggak tahu lokasi, akhirnya Kak Neza dengan baik hatinya ajak saya naik scooter dia sampai lokasi latihan. Hah? Scooter? Alias sepeda motor? Di Aussie?
Dibonceng Kak Neza :D

Jarang-jarag naik motor di sini :))
Saya kaget tapi seneng, soalnya udah hampir 9 bulan saya enggak naik motor  :)) padahal dulu sih bisa tiap hari naik motor pas lagi di Bandung. Dan akhirnya detik-detik naik motor pun tiba. Cihuy abis!
Di depan sanggar 

Mbak Neza dan Red Devil 

Sampai di sanggar, saya ketemu Mbak Rini dan juga langsung kenalan sama teman-teman baru lainnya dari Widya Luvtari. Mbak Rini langsung ajarin tarian yang benar-benar baru buat saya.. sampai saya enggak ingat apa nama tariannya :D kalau enggak salah sih ada unsur jaipongannya. Mudah-mudahan saya bisa ingat terus dan enggak menyerah. Untung Mbak Rini mengajar dengan sabar. 

Selain untuk dewasa, anak kecil juga bisa ikut latihan nari di sini. Sanggar ini juga enggak cuma buat orang Indonesia aja.. tapi siapapun boleh ikutan. Jadi makin seru latihan narinya, soalnya bisa sekalian berbagi cerita multikultural :) Duh, jadi enggak sabar buat cepet bisa nari :D

Kiss,
-P

Instagram Snaps

www.piazakiyah.com. Powered by Blogger.