Mari Makan-Makan!

22:01 Pia Zakiyah 0 Comments

Suasana sore hari yang sedikit berkabut, ditambah dinding hati yang seakan berteriak ribut rasanya ingin cepat-cepat berada di satu tempat yang nyaman dan penuh dengan nuansa hangat. Bisa jadi pilihan itu jatuh kepada kamar yang sudah menyediakan selimut tebal--sudah tersedia  untuk membantu menenangkan hati.

Namun tidak kali ini.

Kamu bisa menyenangkan hatimu dengan menyenangkan perutmu terlebih dahulu :D ah tentu saja ini pilihan yang menarik bagi semua orang. Ini pun termasuk pilihan saya selain untuk mencoba bercakap-cakap dengan dinding yang berusia puluhan tahun yang ikut menenangkan hati saya.
MAKAN-MAKAN!!!!
Bukan sekedar nama hobi, loh. Ini adalah salah satu nama tempat yang menjadi me and my partner in culinary's favorite. Yep, Makan-makan yang ada di Jalan Sawunggaling No. 2 ini telah berhasil menyedot perhatian saya untuk enjoy berlama-lama walaupun makanan sudah habis :D. Menariknya, tempat ini tidak menggunakan embel-embel "Cafe" ataupun "restoran" di depan namanya. Selain dikenal dengan nama "Makan-makan", di tempat ini pun ada oleh-oleh Bandung yang dapat dibeli di Rumah UBI.

And the reasons that you should have to try knocking this place's door.. are..


JRENG-JRENG!!


The place is awesome--and spacious. A cramped place will not guarantee you to get your comfort. You can choose your favorite spot, whether it is inside the room with a comfortable sofa, in the corridor with a pair of wooden chair, or outside the room and you can take a seat with your friends to enjoy the fresh air. Great! Tempat ini bener-bener nyaman buat kumpul sama siapa aja. Sama keluarga, jadi. Sama temen, bisa. Sama pasangan pun, oke. Bisa pilih kursi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Saran dari saya, kalau cuma berduaan mending pilih di dalem ruangan dengan sofa yang tidak terlalu besar lah ya :D tapi di kursi kayu yang berhadapan juga kayaknya cukup romantis. Tapi kalau buat kumpul bareng temen, mendingan pilih di halaman karena kursinya bisa buat rombongan arisan sekaligus :)

Makanannya? Banyak! Bukan banyak lagi, tapi bener-bener banyak pilihan and we can choose what we want. Soalnya, makanan di sini pilihannya kayak di foodcourt. Tapi, di sini tempat masakannya sama sekali tidak dijejerkan di court yang mirip kayak di mall-mall. Berasa di rumah malah.
Makanan yang jadi favorit saya kalau ke sini:

Beef Stroganoff ini disajikan dengan pasta dan saus yang pas. Dengan kualitas yang lumayan delicious dan mengenyangkan, harga Rp. 20.000 sangat berbanding dengan kocek anak muda :D worthy buat dicoba dan dihabiskan! Bisa minta chilli sauce tambahan, dan saladnya itu loh --manis :3 campuran bengkuang dan nanas yang pas.

Beef Stroganoff

Porsi kuli yang disajikan Chicken Mayo ini bener-bener pas, padahal kocek yang dirogoh cuma Rp. 17.500,00 saja. Potongan ayam, Onion Ring, Kentang yang tebal dan dibungkus tepung panir plus Saladnya yang cucok cukup buat mengenyangkan perut mahasiswa yang lapar.

Chicken Mayo

Jus Alpukat bisa menjadi pilihan untuk menuntaskan dahaga namun merasa cukup lapar :D Saran saya, kalau ke sini dan akan memesan Jus Alpukat, jangan lupa bawa air mineral dari luar, soalnya air mineral di sini dua kali lipat harganya :D jadi kalau sudah sampai sini, lebih baik pesan minuman dan makanan yang tidak biasa ditemukan di tempat lain atau pun jarang dibeli ditempat lain. Jusnya ini campuran susunya kuat banget, lebih banyak susu kental manis daripada gula pasir rasanya.
Mixed Avocado Juice with Chocolate Milk
Dan satu lagi, si seksi Sirtebe, alias Sirsak Terung Belanda di-mixed  di dalam satu gelas. Campuran asam yang segar dari buah sirsak ditambah keunikan rasa dari buah terung Belanda dijamin bakalan menggugah selera :D

Sirtebe : The Sexiest One!
Bangunan yang unik jadi salah satu hal yang penting juga buat jadi faktor yang menarik. Dan bangunan Cafe Makan-makan ini spesial karena menjadi salah satu bagunan yang dirancang Arsitek Belanda Ir Wolff Schoemaker (1882-1949) untuk tempat tinggalnya. Sebut saja contohnya Gedung Merdeka, Mesjid Cipaganti, Hotel Preanger dan Villa Isola (Universitas Pendidikan Indonesia) telah menjadi beberapa hasil karya di antara hasil karya lainnya milik arsitek kelahiran Ambarawa yang meninggal di Bandung ini. Meskipun beberapa kali sempat mengalami "kurang perhatian" dan tidak dibuka untuk umum, namun akhirnya sekarang keunikan rumah ini bisa dinikmati siapapun. Alasan lain yang menjadikan rumah ini unik, yaitu tidak ada bangunan lain yang rancangannya menyerupai bangunan ini :)

Eits, ada alasan terpenting buat orang-orang sekarang ini  yang doyan nongkrong lama --> FREE HOTSPOT!!! Selain gratis, fasilitas ini bisa dinikmati dengan koneksi yang cukup kencang juga. So, what are you waiting for?

Kalau saya bisa suka banget sama tempat ini, kenapa kamu tidak? ;)

Kiss,
- P

*this post was previously imported from piazakiyah.wordpress.com

0 comments:

Instagram Snaps

www.piazakiyah.com. Powered by Blogger.